Cara Daftar Dan Cek Jadwal Vaksin Covid

Sebaliknya, beberapa orang yang sudah mendapat jadwal penyuntikan, dan bahkan sudah mendapat suntikan pertama, namanya malah tidak terdaftar di website tersebut. Informasi tentang jadwal penyuntikan biasanya mereka dapatkan dari organisasi atau institusi yang mendaftarkan mereka secara offline. Oleh sebab itu, warga saat ini tidak perlu datang ke Puskesmas setempat untuk menanyakan jadwal vaksinasi Covid-19. Masyarakat umum berusia 18 tahun yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur dapat mendaftarkan dirinya secara on-line untuk menerima vaksin Covid-19. Kini, masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas sudah bisa mengajukan diri untuk menjadi penerima vaksin.

Pemprov DKI Jakarta terus gencar melakukan vaksinasi Covid-19 kepada warga. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upatya untuk menekan penyebaran virus Corona yang belakangan ini jumlah kasusnya terus meningkat. Bagi kelompok prioritas yang mendapatkan vaksinasi free of charge ini, perlu memperhatikan cara mendapatkan vaksin Covid-19 sesuai dengan Juknis, yaitu melakukan registrasi. Lagi-lagi, mayoritas menyarankan untuk cek di layanan Pedulilindungi.id, yang ternyata juga tidak banyak membantu.

Cara mendaftar, dan mendapatkan vaksin

Presiden Joko Widodo sebagai orang pertama yang disuntik vaksin corona di Istana Negara, Jakarta. Keberhasilan vaksinasi Covid-19 bagi lansia tidak terlepas dari peran berbagai sektor. Menurut Konsultan Alergi Imunologi di RSCM/FKUI itu, lansia memerlukan waktu lebih lama untuk membentuk antibodi dan rentang waktu untuk pemberian vaksin kedua 0-14 hari setelah vaksinasi Covid—19 pertama dinilai belum cukup. Belum lagi ada degenerasi sistem imunitas pada lansia yang menyebabkan pembentukan antibodi lebih lama ketimbang kelompok usia lebih muda.

tirto.id – Vaksinasi untuk warga berusia 18 tahun ke atas akan mulai dilakukan dengan goal selesai pada Desember 2021. Kelompok usia di atas 18 tahun akan mendapatkan vaksin COVID-19, demi mengupayakan cakupan vaksinasi sebesar 70 persen seluruh Indonesia dapat tercapai. Demikian penjelasan tentang cara mendapatkan vaksin Covid-19 gratis dari pemerintah. Untuk diketahui, orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 adalah Presiden Joko Widodo. Lalu pada tanggal 14 Januari 2021 dilanjutkan untuk kelompok pertama yang diprioritaskan mendapatkan vaksinasi.

Saat ini, pemerintah juga memberikan prioritas kepada kelompok rentan terlebih dahulu yakni lanjut usia untuk mendapatkan vaksin. Pelaksanaan vaksin Covid-19 akan dilakukan setelah mendapat konfirmasi dari pemerintah bahwa rumah sakit swasta diizinkan untuk melakukan vaksinasi. Vaksinasi tahap 2 terus dilakukan hingga mencapai seratus persen lansia di Jakarta mendapat vaksin Covid-19. Sedangkan untuk mahasiswa, dapat menggunakan kartu tanda mahasiswa ataupun surat keterangan dari kampus. “Lokasi vaksinasi bisa dicek melalui Google Maps dengan kata kunci lokasi vaksinasi Covid-19,” ujar dia. Jubir Vaksinasi Covid-19 dr. Siti Nadia Tarmizi mengingatkan bahwa meskipun warga lansia sudah mendapatkan vaksin, mereka tetap dianjurkan untuk tetap melakukan 3M .

Solopos.com, JAKARTA — Calon penerima vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi massal pemerintah diharuskan melakukan verifikasi dan registrasi seusai menerima notifikasi sebagai penerima vaksin. Registrasi dan verifikasi penerima vaksin Covid-19 itu diperlukan agar pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan teratur dan sesuai goal pemerintah. Bagi kelompok prioritas yang akan mendapat vaksinasi free of charge, perlu memperhatikan cara mendapatkan vaksin COVID-19 sesuai Juknis dengan melakukan registrasi.

Untuk saat ini, ada banyak versi yang tersaji di halaman pencarian dan tak semua bisa digunakan. Sebelumnya pada tahap awal, vaksinasi diprioritaskan untuk tenaga kesehatan di seluruh Indonesia. Mengingat pentingnya program vaksinasi, pemerintah berharap masyarakat mendukung dan berpartisipasi aktif mengikuti setiap tahapan pelaksanaannya. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan, pendaftaran tersebut tidak hanya untuk warga Jakarta.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sendiri akan dilakukan setelah ada izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan dan rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia. Prosesnya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan vaksin. Secara umum, vaksin bekerja dengan merangsang pembentukan kekebalan tubuh secara spesifik terhadap bakteri/virus penyebab penyakit tertentu. Sehingga apabila terpapar, seseorang akan bisa terhindar dari penularan ataupun sakit berat akibat penyakit tersebut. Pendaftaran vaksinasi lansia juga dapat dilakukan dengan naungan organisai atau instansi.

Berdasarkan dari knowledge ini Dinas Kesehatan Kota dan fasilitas pelayanan kesehatan dapat mengatur jadwal dan jumlah lansia yang terdaftar di faskesnya dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin. Vaksin yang akan diberikan adalah vaksin produksi Sinovac. Tahap awal, vaksinasi Covid-19 diperuntukkan bagi garda terdepan dengan risiko tinggi, yaitu tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik.

Oyumi