Cara Manajemen Bisnis Yang Ampuh Di Tengah Wabah Covid

Bagaimana para manajer dapat menghindari efek negatif dari bias kognitif dan meningkatkan kemampuan mereka dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah? Manajer harus menyadari bias dan dampaknya, dan mereka harus mengidentifikasi gaya pribadi mereka sendiri dalam mengambil keputusan. Salah satu cara yang berguna bagi manajer untuk menganalisis gaya pengambilan keputusan mereka adalah dengan meninjau dua keputusan yaitu satu keputusan baik dan satu keputusan buruk. Suatu bias kognitif yang memiliki kecenderungan untuk menambahkan sumber daya untuk suatu proyek yang dimana hasil menunjukan proyek tersebut telah gagal. Manajer memutuskan untuk meningkatkan investasi waktu dan uang mereka dalam tindakan dan bahkan mengabaikan bukti bahwa itu ilegal, tidak etis, tidak ekonomis, atau tidak praktis. Seringkali keputusan yang lebih tepat adalah memotong kerugian mereka dan lari.

Dari beberapa penjelasan diatas jelas bahwa suatu perusahaan harus memiliki suatu manajemen keuangan yang benar-benar tepat. Bila tidak dilandasi dengan manajemen keuangan maka dana yang dimiliki perusahaan tidak bisa digunakan secara maksimal. Hal ini bisa dilakukan dengan membuat anggaran keuangan atau anggaran kas yang telah dijelaskan diatas. Dengan penganggaran tersebut maka pengambilan keputusan terhadap sumber dana perusahaan semakin mudah dilakukan. Semakin bijak perusahaan dalam pengambilan keputusan terhadap sumber dana maka semakin mudah pula perusahaan menjalankan operasionalnya.

Dalam konteks ini, masalah pengambilan keputusan kelompok menjadi penting. Sebuah pengambilan keputusan yang dilakukan pada saat mendapatkan kesempatan yang luar biasa dan tidak dapat diprediksi dan juga sebagai pengambilan keputusan saat dihadapkan dengan ancaman-ancaman bisnis. Pengambilan keputusan ini didasarkan oleh intuisi dan juga penilaian yang didasarkan oleh informasi, pilihan informasi, dan juga evaluasi dari pilihan alternatif tersebut.

Informasi bisa diakses dengan cepat karena sistem dalam Software HRIS berbasis on-line, jadi dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Pengambilan keputusan pun dapat dilakukan dengan segera dan mudah dalam waktu yang terbatas sekali pun. Kondisi lingkungan bisnis yang dinamis membuat perusahaan dihadapkan oleh berbagai macam pilihan dengan konsekuensinya masing-masing. Berbagai pilihan harus ditelusuri mendalam agar perusahaan mengambil keputusan yang tepat dan meminimalisir segala resiko dari keputusan tersebut. Mustahil bagi perusahaan untuk mampu menjalani proses bisnisnya tanpa keputusan yang baik. Karena perkembangan teknologi yang kian berkembang, perusahaan dapat memanfaatkan HRIS sebagai landasan pengambilan keputusan.

Manager terbaik, untuk mengambil keputusan suatu perusahaan

Jika desentralisasi tidak luas, hal ini memungkinkan bahwa nantinya tidak banyak membantu. Di bawah desentralisasi, setiap divisi memperoleh wewenang yang cukup untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka. Dengan cara ini, manajemen tingkat atas dapat menciptakan persaingan yang sehat di antara berbagai divisi. Meski dengan pengertian tersebut, desentralisasi tidak sama dengan delegasi. Pola desentralisasi lebih luas cakupannya dan otoritas disebarkan ke tingkat manajemen terendah. Ibaratnya dengan talent seorang pemimpin harus mengubah rumah bisnis yang hampir rugi menjadi rumah yang menguntungkan karena kepemimpinan pusat yang kuat, efisien, terarah, dan tidak kontroversial.

sebuah hubungan yang baik juga cenderung untuk menurunkan biaya transaksi tiap tahap rantai pasol. Misalnya, rantai pasokan pemasok dapat menghilangkan peramalan usaha jika percaya pesanan dan peramalan informasi yang diterima dari retailer. Manajer dapat mengurangi penyimpangan informasi dengan menerapkan perbaikan operasional yang mengurangi ukuran lot. Pengurangan dari ukuran lot mengurangi fluktuasi yang dapat terakumulasi dari setiap tahap supply chain, sehingga mengurangi penyimpangan.

Perasaan takut si manajer bahwa dengan mendelegasikan wewenang, akan ternyata bahwa bawahan lebih mampu dari dia. Dengan demikian pemberian pendidikan dalam bentuk latihan dan system pengawasan dapat dipergunakan sebagai alat untuk melaksanakan pendelegasian wewenang yang efektif. Terbatasnya seorang manajer untuk memimpin pengetahuan bawahannya maupun pengetahuannya tentang sebuah aktivitas.

Oyumi